Senin, 11 Februari 2013

aku dan teman-temanku...^_^

Pernak Pernik Orang disekelilingQ....

Hidup diperantauan merupakan pilahan kedua setelah aq lulus SMA…
ya disinlah aku menemukan keluarga2 baruku yang mewarnai hidupku di kota pahlawan ini….




hidup jauh dari keluarga tidak membuatku menjadi kesepian…
malah membuat hidupku lebih berwarna dan rame…
ya kalo boleh di ibaratkan hidupq ini seperti orang lagi makan krupuk…
alias rame trus……

yup aq temukan teman2 baruku…


ada si kenties…..yang setiap hari manggil aq ca dan cin….alias panggilan kita berdua adalah cinca…
hahahahahah




yah….dia adalah orang yang paleng heboh yang pernah aq temui….ada aja kerjaanya…..
gag pernah bisa berhenti…..dia dikenal denagan fotografer kampus yang handal….(wkwkwkwkwk) sampai sakeng handalnya ampek dia gag pernah kebagian foto gara2 dia trus yang ambil foto….
malang nian hidupmu….
hahahaa
tapi kalo udah foto ada gaya khas yang dia miliki….pertama….nyengir…..


kedua mecucu…..
wkwkwkwkwkwk





n ini adalah kendaraan istimewa sic in….yaitu redbulll….yang kadang jadi tumpanganq juga….
hahahahahahahaa

yup ini sekilas tentang si cin....
hahahahahah


Selanjutnya ada mbok ma……


alias si cikma mazaya…..orang yang wajahnya jutek banget ketika pertama kali aq kenal…
heheheheeeh
eh ternyata sama aja ketika udah kenal…sama2 gokil….n parahnya dia itu paleng sering not responding n suka lemot…hadeeeeeeeeeeh!!!! Mungkin gara2 kebanyakan ilmu mangkanya jadi gt….hehehe( peace mbok..)



Next ada mbak alfi…..
hohohohhhho

 orang yang paleng suka travelling ini sering banget mempengaruhi orang2 yang gag berwarna(termasuk aq) untuk nyoba2 hal baru, tempat2 baru, makanan2, bahkan baju2 baru…..hahahahah maklumlah….dia kan owner kepinshoop yang sering kali kita nyebutnya kepin cup menjual aneka barang bangunan…hahahahahah
yah bikin hidup ini lebih berwarna….
ada suatu yang khas ketika dengar mb alfi lagu ketawa….mw tau…..dengerin ndri aja…heheheheh
mbak alfi punya soulmate namanya mb dinda, yang dulu kalo aq liat itu kayak sepasang sandal….dimana ada mb alfi, disitu pasti ada mb dinda…..


yup selanjutnya ada mb arinchantolan….
hehehehehehe



orang satu ini punya hobi di foto kali yach…..
setiap kali difoto dia punya cirri khas 1. Tangan di kepal, kedua mengancungkan jempol, yang ketiga menunjukan symbol perdamaian alias menunjukan jari telunjuk dan jari tengah….dan sekarang ada tambahan gaya lagi, yaitu menunjukan kelima jarinya…






hmmmmmmmmmmmmm orangyang paling narsis ketika liat kamera, n gayanya selalu seperti itu….
emmmmmmm
si mb arin ini sering juga kita panggil mama gender,,,hehehe soalnya dia sering banget ngajak diskusi masalah perempuan, tapi kalo aq sich sering manggil dia dawoon, soalnya wajahnya mirip banget sama anak kecil yang men di film love story inharvard…
ow ya dan dia juga saalah satu orang yang sering ngasih referensi aku film2 korea....
hehehehehehehehe

next mb amanah, si orang yang paleng ulet dan sabar….

heheheheh dan pastinya si alumni konsumsi yang telah memecahkan rekor paleng sering kerja di dapu  waktu ada kegiatan…
hahahahaaaa

ne orang paleng suka ma buah pisang, liat aja fotonya ampek sebegitunya dengan buah pisang…
heheheheheh


ini mb esti…


si penguasa pantai kenjeran…
heheheheheh
yang buat kita lo mau jalan2 ke pantai kenjeran selalu gratis…
hahahahahahaha


n ibu konsumsi kedua setelahmb amanah….cz dia suka masak banget….
n dia yg suka ngasih santunan lo aq lg bokek di kos2n…
heheheheheeh

Kalo yang ini si ahli hujat…alias supali…
har2nya gag akan tenag kalo belum buat gara2 sama aq…
hmmmmm
butuh kesabaran khusus buat dengerin celotehannya setiap kali ketemu….ada aja yang di hujat…
hadeeeeeeeeeeeh…..



semua sudah pernah jadi korban hujatannya…n aq pun sudah terbias,,,,anggap aja si supali lagi nyanyi….
si bawang merah yang menjadi orang paleng tua di antar kita…
sukanya ngomong filsafat, n mennebarkan virus baca buku filsafat….
ini si anton…..
orang paleng aneh kalo manggil aq, yang lain manggil tul, dia manggil dat….
hem…hem…..
sering banget menghibur dengan gayanya yang ada aja, kadang nyari kentut, kadang nirukan gaya aneh2….

 


heheheheheheh
tapi……kalo udah  keluar tuanya, bisa gag karu2n ngomongnya…..
paleng sukabanget dengan lagu2dangdut…kalo udah dengar lagu dangdut tangan dan badannya gag bisaberhenti, pasti langsung joget….
heheheheheh





na....ini anton ma ceweknya...


heheheheheh
yp sampai disini dulu ya tulisan masalah temen2 ku,,,,
kapan2 lagi di sambung....sebenarnya sich, masak banyak yang belum aku masukin ke blog....tapi udah capek nulis n masukkin foto....
ok see u.......
^_^

Jumat, 08 Februari 2013

MY FAMILY......


Yach ini keluarga kecilku....
ibu, bapak, aq, umam n emil....
foto ini di ambil waktu wisuda ibu...heheheheheh, moment yang jarang banget kayak gini...
cz memang gag keluarga narsis,,,,



naaaaaaaa...........
ini foto bapak ma emil....
adikku yang paling kecil...
akhir2 ini dia terkena syindrome narsis....
waktu mudik ke desa kemarin, aq banyak menemukan fotonya di hape...
hahahahahahah
satu rumah ampek ngekek gagselesai2 gara2 liat fotonya yang narsis, n itu hasil jepretanya sendiri...
ada satu foto yang paoeng lucu, yaitu foto dia pas ngambek....
hahahaha
katanya cz dia pengen tau ekspresinya pas ngambek mangkanya di foto...
hahahahah
ngambek2 dewe di foto2 dewe,,,,

yang ini si umplong alias umam....
adik pertamaq.....
heheheheheh
sekarang lagi mondok di gontor.......
foto ini di ambil waktu qt sekeluarga jalan2 ke MAZOLA....
susah acting, ampk di foto ekspresinya jadi nyengir....
heheheheheheheheh

ini my nyak....alias ibu q.....dan sampingnya....
pastinya si ketumil alias emil....
heheheheheh
manusia paling narsis di rumah adalah si ketumil....
heheheheheheheh
n penghuni rumah yang paking setia adalah ibu n emil....
yang lain hobi berkelana....

ok perkenalan singkat...
kita bertemu di tulisanQ selanjutnya....
^_^

Rabu, 06 Februari 2013

kekuasaan yang menguasai


Kekuasaan yang Menguasai
Bangsa kita merupakan bangsa yang memiliki budaya norma dan aturan yang selalu menjadi pengintai kita untuk selalu kita taati dan kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.  Mulai dari perilaku yang ditujukan untuk berperilaku dengan masyarakat secara umun maupun untuk diri sendiri atau pribadi. Masyarakat seolah-olah sudah memiliki rambu-rambu yang sudah dalam menjalani hidupnya yang di dapat dari warisan turun-temurun. Entah itu sesuai dengan hati atau mereka hanya menikmati apa yang sudah menjadi rambu mereka dan harus ditaati.
Karena kekuasaan yang dimiliki dan yang sedang berkembang saat ini mengawasi mereka. Kekuasaan Negara, agama, budaya yang berada dalam ligkup kita kental sekali untuk selalu mengontrol kehidupan rakyatnya untuk terus menjaga kesetabilan hidup bersama dan terus menjaga nilai-nilai yang berlaku.
Tak pandang memngekang atau apa. Yang terpenting adalah terpenuhinya maksud dan tujuan kekuasaan tersebut. Baik dalam ranah, agama, politik, pendidikan, bahkan seksualitas semua ada kekuasan yang mengatur dan mengontrol. Sehingga apa yang dilakaukan dapat menjadi seragam dan “baik” menurut kekuasaan yang sedang berlaku.
Meurut Foucault, tidak ada kekuasaan yang dilaksanakan tanpa serangkaian tujuan dan sasaran. Semua sudah tersusun dengan rapi dan memiliki target yang harus di capai. Namun yang menjadi pertanyaan dari semua itu adalah, bagaimana dengan hak dan kebebasan berekspresi pada diri setiap individu miliki? Pemilik kekuasaan seolah tidak pernah memikirkan masalah itu.
Setiap kekuasan yang ada dalam lokus-lokus kecil juga memiliki kekuasaan yang mengontrol, contohnya dalam suatu Negara memiliki kekuasaan untuk mengatur, yang didalam Negara tersebut juga ada kekuasaan-kekuasaan kecil seperti departemen-departemen yang mengatur, kebawah lagi di daerah atu wilayah tersebut memiliki pos-pos tertentu untuk mengatur segala tindak tanduk individu menjadi seragam.
Agama merupakan suatu control yang begitu lekat dan pekat dalam mengatur seluruh kehidupan beragama. Memalui ayat-ayat yang diturunkan yang menjadi pedoman hidup manusia, yang nantianya akan mengarahkan mereka dalam suatu kehidupan yang kekal. Yang menjadi permasalah disini adalah, penyampaian yang diberikan kepada pemuka agama yang sering kali menyempitkan cara berfikir dan terkadang menjadikan kekuasaan suatu agama itu menjadi sempit dan terkadang menjadi orang yang beragama itu tidak dapat menikmati atau merasakan yang namanya Desublmasirepresif. Mereka tidak berangkat dari pemahaman mereka sendiri, tetapi mereka terkadang berangkat dari pengetahuan yang setengah dan hanya tunduk pada suatu yang mereka tidak tau. Dogama yang mereka terima hanya mereka telan secara mentah dan tidak di cerna.
Namun di samping agama,ada juga beberapa bidang seperi kedokteran yang sia menjadi polisi bagi mereka yang berada atau tidak berada pada garis normal. Merekalah yang menjalankan norma-norma masyarakat. Apa yang dikatan dengan normal dan abnormal.
Bagi Foucault mempelajari abnormalitas adalah salah satu cara utama bagaimana hubungan-hubungan kekuasan dibangun dalam masyarakat, ketika suatu abnnormalitas dan yang berkaitan dengan normalnya didefinisikan, sedikit banyak orang normal selalu berkuasa atas orang abnormal.
Foucault juga pernah merasakan hal seperti ini ketika dia di ketahui bahwa dia adalah seorang homoseksual, yang pada sat itu merupakan suatu penyakit yang mengundang duka nestapa. Dan dia menganggap seorang peskiater merupakan polisi mental yang memutuskan yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan oleh masyarakat. Sehingga in menjadi tekanan bagi orang yang tidak sama dengan kebiasaan mayoritas.
Dalam ranah seksualitas Foucault memandang manusia terjebak pada kekuasaan yang dimiliki pada setiap lembaga yang berkembang. Merasa tabu dan asing dengan istilah yang menjadi tidak lazim di ucapkan dan di keluarkan yang tidak sesuai pada tempatnya. Dalam hal ini Foucault memandang kita sebagai kaum Victorian. Sebuah cermin masyarakat yang hidup dalam kemunafikan diri dan menyembunnyikan seksualitas mereka.
Sama yang seperti kita rasakan saat ini, kita sering kali terjebak dalam seksualitas kita sendiri yang terkadang kita tidak mampu mengetahuinya. Bahkan ada istilah kita jauh ketinggalan dari pada tumbuhan yang kita lebih tau tentang seksualitasnya dan reproduksinya dari pada kita mengetahu tentang diri kita sendiri.
Ini memperlihatkan kita bahwasanya kita  terjebak dalm suatu tempat dimana kita menjadi orang asing dengan apa yang kita ucapkan sendiri dna apa yang kita ketahui. Saat masyarakat mengetahui keutuhan seksualitasnya harus di penuhi maka mereka harus menyembunyikannya dulu dan menunggu waktu dan tempat yang tepatdan harus sesuai dengan apa yang di gariskan pada norma yang ada. Sehingga mereka tidak bebas dalam mengatur seks mereka hanya ada tempat-tepat tertentu yang bagi masyarakat baik. Selain tempat yang mereka sepakati mereka menganggap itu adalah salah.
Dalam kacamata sekarang seringkali kita dengar anti seks bebas, tapi sering kali kita melihat adanya prostitusi yang melegalkan seks bebas dimana itu adalah tempat yang menyebakan adanya pelacuran dan tersebarnya pelacur-pelacur yang menjad pemuas seksualitas.
Kata-kata yang kita ucapkan juga terkadang menjadi penanda kita bahwasanya seksualitas kita sebenarnya tidak terbendung. Namun kekuasaan yang memiliki norma-norma menjadikan kita tertutup dengan semua itu. Contohnya, terkadang kita menucakan kata yang yang bersifat intim namun kita menanggapinya menjadi hal yang histeris dan tak biasa, dan itu tabu. Yang selanjutnya kita dapat menagkap bahwasanya ternyata fikiran kita menjadi menuju kepada suatu hal yang berupaya untuk memenuhi hasrat seksualitas kita.
Kekuasaaan ini menjadikan kita bungkan dengan realita diri kita sendiri dan tidak bisa berkata lantag tentang kebenaran. Karena mereka akan tersingkir dan di anggap aneh dan menjadi perusak norma yang suda berlaku sehingga mereka harus disingkirkan atau harus memilih tempat lain jika ingin melakukan hal-hal yang tidak lazim pada masyarakat.
Bagi Freud, setiap kali kita kita berbicara tentang seks kita secaraberani membuag rantai-rantai kita dan revolusi seksual adalah langkah pertama menuju setiap revolusi yang lain. Freud adaah orang pertama yang berusaha sekuat tenaga untuk menjad jujur, terbuka, dan sehat dalam hal seks, dan membuang segala pembatasan oleh laki-laki berfikiran kotor yang mengendalikan dunia.
Pembahasan seksualitas yang selama ini kita ketahui hanya berada di lingkup formal, yang manakala kita membawanya di dalam dunia nonformal akan terlihat tabu dan tidak sesuai. Pembahasan ini hanya berkisar pada ranah kesehatan, kedokteran, biologi yang nantnya ketika kita berbicara seksualitas di luar ranah tersebut itu akan menjadikan sesuatu yang bersifat vulgar dan tidak pantas untuk di dengar.
Inilah kekuasaan yang dimiliki oleh masing-masing lembaga dala mengkontruksi pemikiran sehingga mampu mengkotakkan apa yang harus dan tidak harus mereka lakukan atau ucapkan. Namun parahnya ini malah akan mengekang dan menjerumuskan manusia pada kemunafikan tentang seksualitasnya, karena mereka sadar bahwasanya seks adala kebuthan mereka yang harus di penuhi.
Sebenarnya upaya Foucault ini adalah bertujuan untuk untuk menyelidiki kasus masyarakat yang telah menghukum diri dengan keras karena kemunafikannya selama lebih dari satu abad, yang dengan bertele-tele berbicara tentang diam dirinya sendiri, dengan sangat susah payah menghubungkan secara mendetail hal-hal yang tidak dikatakannya, mencela daya-daya kekuatan yang dijalankannya, dan berjajnji membebaskan diri dari hukum-hukum yang ketat membuatnya berfugsi.